// MSITAKE  

RUMMANA YAMANIE | JAKARTA

13 MEI - 16 JUNI 2018


Pada saat kita berupaya dalam meraih suatu target, melakukan kesalahan merupakan salah satu tendensi yang akan terjadi. Proses menyelesaikan suatu pekerjaan, atau jika kita membicarakan ini dalam spektrum yang lebih besar- menjalani hidup, seorang manusia tidak akan luput dari suatu rintangan.

Resiliensi (daya lentur) dan Ketekunan (Perseverance) berperan penting dalam menyelesaikan suatu tugas. Resiliensi adalah kapasitas untuk merespon secara sehat dan produktif ketika menghadapi kesulitan atau trauma, dimana hal itu penting untuk mengelola tekanan hidup sehari-hari (Reivich dan Shatte 1999: 26), sementara Perseverance adalah Ketekunan.

Dopamine adalah sebuah hormon dalam tubuh yang berperan untuk menggenggam ketekunan tersebut. Dopamine adalah ‘hormon rasa senang’ yang di produksi dalam tubuh. Perasaan “ding-ding-ding” yang dirasakan saat tujuan telah diraih. Contohnya adalah saat kita menikmati makanan, menerima hadiah, atau perasaan jatuh cinta. Asosiasi dopamine dalam menjalankan proses dapat membuka jalan untuk meraih ketekunan- dopamine tersebut dapat diciptakan oleh diri sendiri. Sebab, bekerja dan berupaya lebih kuat hubungannya dengan kejenuhan dan ketidaksenangan. Imajinasi kita dalam menciptakan “hormon senang” tersebut berperan kuat dalam menyalakan semangat apabila menemukan suatu “kesalahan” dalam berproses.


//ENGLISH

Mistakes bound to happen during the process of achieving a goal. Making an effort requires making errors. The journey of completing a task - or if we are talking in a bigger spectrum: living a life, a person will encounter some trials and tribulations.

Resiliency and Perseverance plays a big role to achieve target. Resiliency is our capacity to respond healthily and productively to difficulties and traumas, resiliency is paramount to deal with life pressures (Reivich and Shatte 1999:26). Perseverance is simply diligence.

Dopamine is a hormones works in our body which helps us to maintain perseverance. Dopamine is a “feel good hormone” produced by neurotransmitter. The “ding-ding-ding” feeling when you achieve or reach something. Other examples are enjoying good food, receiving a present, or the feeling of falling in love. Dopamine association’s in going through a process opens the door reach perseverance - we can trigger Dopamine. Working and making an effort is linking more towards struggle and unpleasant feeling. But our imagination in order to create that “feel-good effect” plays a huge role to keep that spirit burns if we bump into mistakes during the process.



 

 
// CURRICULUM VITAE
// ARTWORK
//  PERFORMANCE DOCUMENTATION

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dokumentasi foto oleh Aziz Amri
photo documentation by Aziz Amri