// ISIAN  

DWINANDA AGUNG KRISTIANTO | CIBUBUR 

10 APRIL 2019


Menarik untuk berhadapan dengan ruang-ruang kosong. Saat diri sudah berada didalamnya, sesungguhnya secara otomatis tanpa dibuat-buat diri (tubuh, jiwa, pikiran dan perasaan) ini sudah merupakan isi yang tidak harus selalu identik dengan arti atau makna. Seperti udara yang tidak kita lihat fisiknya namun ia nyata mengisi padat Bumi ini.

Isi adalah struktur bangunan kenyataan / realitas yang tidak bisa dikosongkan (hampa) sesungguhnya.

Sebuah “Kosong” itu adalah juga isi, karena diri ini masih bisa berucap & menyatakan bahwa itu (yang diri alami) adalah: kosong. **** Selalu masih Ada materi yang kita serap-cerap sehingga kita mengetahui bahwa itu kosong.

Ketika kosong adalah isi, maka didalamnya selalu terdapat materi “yang bergerak” dan “yang tidak bergerak” yang padat memenuhi situasi ruang-ruang itu. Bahkan ketika nantinya ruang-ruang itu dikosongkan maka isi itu hakikatnya adalah kekosongan itu sendiri.

Isi adalah sebuah peristiwa spesifik yang tidak bisa lepas dari situsnya, tidak bisa terpisah dari ruang waktunya.

………………

Yang Kosong akan terisi, menuju Kosong kembali, untuk kemudian terisi kembali…………

Begitu seterusnya Hukum Kekekalan Masa & Energi.

Keniscayaan siklus keseimbangan Wholeness.


//ENGLISH

A marvel indeed to face empty spaces. Being present in those (anti) spaces, the body, despite its consciousness, is of without meaning. Like the air, its invinsibility fills the entire earth.

Filling is the pillar of constructions of reality. Stuffing is without void. 

An emptiness is afterall, a filling. The body that experiences such emptiness is still in admission that the space is undeniably: empty. **** There will always be Matters that remind the conscious that the reality at the given time and space is, vacant. 

When a desolation is also a completion, within that circumstance exists matters that are both active and passive. They despite their respective (or therefore lack of) velocity, accomodates the space in their own roles. Even if to be argued that the space is afterall, and visibly, uninhabited, the essence of such spaces is absence itself.

Hence, to fill is a specific happening that is not independent from the site, not independent as well from time.

………………

The void will be filled, only to return to emptiness, only to be stuffed back again………… 

Hence the Law of Physics that rules over Matter and Energy.

A circular wholesomeness of balance. Wholeness, truly. 


 
CURRICULUM VITAE
ARTWORK
PERFORMANCE DOCUMENTATION